ANTAREJA ANTASENA PDF

Tetapi oleh sebagian dalang yang lain, yaitu gagrak Yogyakarta, dianggap berbeda. Pendapat yang kedua menganggap Antareja adalah kakak Antasena. Sementara itu menurut Pustakaraja, Antareja adalah nama Antasena setelah dewasa. Jadi, seperti halnya panggilan Bratasena ketika Bima masih muda. Tetapi Purwacarita dan Purwakanda, jelas-jelas menyebutkan bahwa Antareja adalah anak sulung Bima, sedangkan Antasena adalah anak bungsunya. Pedalangan gagrak Yogyakarta memang banyak menganut Kitab Purwakanda.

Author:Shaktijora Yozshulabar
Country:France
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):10 October 2019
Pages:319
PDF File Size:10.79 Mb
ePub File Size:14.96 Mb
ISBN:316-7-54041-486-6
Downloads:3018
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akim



Asal-Usul[ sunting sunting sumber ] Antareja adalah putra sulung Bimasena yang lahir dari Nagagini putri Batara Anantaboga , dewa bangsa ular. Perkawinan Bima dan Nagagini dalam lakon Bale Sigala-gala terjadi setelah Pandawa selamat dalam peristiwa terbakarnya Bale Sigala-gala yang dibuat Kurawa untuk membunuh Pandawa Bima kemudian meninggalkan Nagagini dalam keadaan mengandung.

Antareja lahir dan dibesarkan oleh Nagagini sampai ketika dewasa ia memutuskan untuk mencari ayah kandungnya.

Di tengah jalan Antareja menemukan mayat seorang wanita yang dimuat dalam perahu tanpa pengemudi. Dengan menggunakan Napakawaca, Antareja menghidupkan wanita tersebut, yang tidak lain adalah Sembadra istri Arjuna. Tiba-tiba muncul Gatutkaca menyerang Antareja.

Gatutkaca memang sedang ditugasi untuk mengawasi mayat Subadra untuk menangkap pelaku pembunuhan terhadap bibinya itu. Subadra yang telah hidup kembali melerai kedua keponakannya itu dan saling memperkenalkan satu sama lain. Antareja dan Gatutkaca gembira atas pertemuan tersebut. Kedua putra Bima itu pun bekerja sama dan akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan Subadra yang sebenarnya, yaitu Burisrawa. Kisah kemunculan Antareja untuk pertama kalinya tersebut dalam pewayangan Jawa biasa disebut dengan judul cerita Sembadra Larung.

Lidahnya sangat sakti, makhluk apapun yang dijilat bekas telapak kakinya akan menemui kematian. Anatareja berkulit Napakawaca, sehingga kebal terhadap senjata. Ia juga memiliki cincin Mustikabumi, pemberian ibunya, yang mempunyai kesaktian, menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi maupun tanah, dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan di dalam bumi.

Sifat[ sunting sunting sumber ] Anantareja memiliki sifat jujur, pendiam, sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda, rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda.

Ia meninggal menjelang perang Bharatayuddha atas perintah Prabu Kresna dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tabuk tawur tumbal atau korban untuk kemenangan keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuddha. Sebenarnya, kematian Antareja memang disengaja oleh para pujangga Jawa karena dalam Kakawin Bharatayuddha maupun Kakawin Mahabharata tidak ada tokoh Antareja.

DESCARGAR GRATIS CALCULO VECTORIAL MARSDEN TROMBA PDF

Antareja dan Antasena, Saudara Tiri Gatotkaca yang Juga Sakti

Ia adalah putra raden Werkudara dengan Dewi nagagini, putri Batara Antaboga, di kahyangan Saptapretala. Dari perkawinan ini lahirlah Arya Danurwenda yang kemudian diangkat menjadi patih luar patih njaba negara Yawastina pada masa pemerintahan Prabu parikesit. Antareja berkedudukan di kasatriyan Randuwatang atau juga disebut jangkarbumi. Bersamaan dengan lahirnya Antareja, raja negara jangkarbumi Prabu Nagabaginda menyerang kagyangan Suralaya. Ia meminta Dewi Supreti istri Sanghyang Antaboga untuk dijadikan permaisurinya, namun raja Tribuwana tidak berkenan, namun para dewa tak mampu melawan kesaktian prabu nagabaginda. Akhirnya Batara Antaboga yang ditunjuk supaya mmusnahkan Prabu nagabaginda tadi, Antareja yang masih bayi akhirnya dibawa kakeknya menuju ke medan tempur dan dipertemukan dengan raja Jangkarbumi.

BK CHATURVEDI COMMITTEE REPORT ON HAL PDF

Mengenal Siapa Sebenarnya Tokoh Pewayangan Antareja

Dalam pertemuan itu mereka membahas tentang negara saingan, yaitu Kerajaan Amarta yang sekarang memiliki senapati baru, yaitu Arya Gatutkaca. Patih Sangkuni bercerita bahwa tiga bulan yang lalu dirinya telah menghasut Prabu Boma Narakasura agar merebut jabatan senapati tersebut. Apabila Prabu Boma berhasil menduduki jabatan sebagai senapati Kerajaan Amarta, maka kelak saat meletus Perang Bratayuda, tentu ia akan menggiring pasukan Pandawa untuk berbalik memihak Kurawa. Dengan demikian, para Pandawa akan kehilangan kekuatan karena bala tentaranya berada di bawah kendali Prabu Boma Narakasura. Meskipun demikian, Prabu Boma sempat melapor kepada Patih Sangkuni tentang dirinya yang mencoba memanas-manasi Raden Antareja agar membenci pengangkatan Arya Gatutkaca sebagai senapati Kerajaan Amarta. Prabu Duryudana senang mendengar cerita itu. Meskipun Prabu Boma gagal mendapatkan kedudukan senapati Kerajaan Amarta, namun masih ada Raden Antareja sebagai bahan untuk menggerogoti kekuatan para Pandawa.

GASTRO ENTERITE AIGUE FEBRILE PDF

Kisah Pemberontakan Antareja

Antareja memiliki kulit pusaka Napakawaca bewarna kehijauan yang kebal dari senjata. Ia juga tampil dengan lidah yang melet dan panjang. Lidahnya sendiri sangat sakti. Makhluk apapun yang dijilat bekas telapak kakinya akan menemui kematian. Antareja versi wayang Surakarta Wikipedia Ia juga memiliki cincin Mustikabumi, pemberian ibunya, yang mempunyai kesaktian, menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi mau pun tanah, dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir.

BESSIS RISK MANAGEMENT IN BANKING PDF

Antareja gugur

Asal-Usul[ sunting sunting sumber ] Antareja adalah putra sulung Bimasena yang lahir dari Nagagini putri Batara Anantaboga , dewa bangsa ular. Perkawinan Bima dan Nagagini dalam lakon Bale Sigala-gala terjadi setelah Pandawa selamat dalam peristiwa terbakarnya Bale Sigala-gala yang dibuat Kurawa untuk membunuh Pandawa Bima kemudian meninggalkan Nagagini dalam keadaan mengandung. Antareja lahir dan dibesarkan oleh Nagagini sampai ketika dewasa ia memutuskan untuk mencari ayah kandungnya. Di tengah jalan Antareja menemukan mayat seorang wanita yang dimuat dalam perahu tanpa pengemudi. Dengan menggunakan Napakawaca, Antareja menghidupkan wanita tersebut, yang tidak lain adalah Sembadra istri Arjuna. Tiba-tiba muncul Gatutkaca menyerang Antareja. Gatutkaca memang sedang ditugasi untuk mengawasi mayat Subadra untuk menangkap pelaku pembunuhan terhadap bibinya itu.

Related Articles