ASKEP ABSES OTAK PDF

Nyeri akut b. Kriteria hasil : klien melaporkan nyeri berkurang atau dapat diatasi, dapat mengidentifikasi aktivitas yang meningkatkan atau mengurangi nyeri, klien tidak gelisah, skala nyeri atau teratasi. Intervensi: berikan lingkungan yang tenang, ruangan agak gelap sesuai indikasi menurunkan reaksi terhadap stimulasi dari luar atau sensitivitas pada,cahaya dan meningkatkan relaksasi a. Tingkatkan tirah baring, bantulah kebutuhan perawatan diri yang penting. Berikan analgetik, seperti asetaminofen, kodein.

Author:Zolokora Mezirg
Country:Burundi
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):12 July 2016
Pages:474
PDF File Size:20.3 Mb
ePub File Size:7.15 Mb
ISBN:948-3-57862-493-9
Downloads:8341
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zulkiktilar



Bakteri yang tersering adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus anaerob, Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus alpha hemolyticus, E. Abses oleh Staphylococcus biasanya berkembang dari perjalanan otitis media atau fraktur kranii. Bila infeksi berasal dari sinus paranasalis penyebabnya adalah Streptococcus aerob dan anaerob, Staphylococcus dan Haemophilus influenzae. Abses oleh Streptococcus dan Pneumococcus sering merupakan komplikasi infeksi paru.

Abses pada penderita jantung bawaan sianotik umumnya oleh Streptococcus anaerob. Jamur penyebab abses otak antara lain Nocardia asteroides, Cladosporium trichoides dan spesies Candida dan Aspergillus. Walaupun jarang, Entamuba histolitica, suatu parasit amuba usus dapat menimbulkan abses otak secara hematogen. Trauma intracranial atau pembedahan luka tusuk pada otak Penyakit jantung bawaan Tetralogy of Fallot D. TANDA DAN GEJALA Gejala Infeksi pada umumnya : Demam, malaise, muntah nyeri kepala Terjadi peningkatan tekanan intracranial : nyeri kepala hebat, muntah-muntah, penglihatan kabur dan pada pemeriksaan funduskopi tampak adanya papil edema Kejang - kejang Gejala fokal yang terlihat pada abses otak Lobus : Frontalis mengantuk, tidak ada perhatian, hambatan dalam mengambil keputusan, Gangguan intelegensi, kadang-kadang kejang Temporalis tidak mampu menyebut objek; tidak mampu membaca, menulis atau, mengerti kata-kata; hemianopia.

Parietalis gangguan sensasi posisi dan persepsi stereognostik, kejang fokal, hemianopia homonim, disfasia, akalkulia, agrafia. Serebelum sakit kepala suboksipital, leher kaku, gangguan koordinasi, nistagmus, tremor intensional. Trombisis sepsis dan edema. Beberapa hari atau minggu dari fase awal terjadi proses liquefaction atau dinding kista berisi pus. Kemudian terjadi ruptur, bila terjadi ruptur maka infeksi akan meluas keseluruh otak dan bisa timbul meningitis. Abses otak dapat terjadi akibat penyebaran perkontinuitatum dari fokus infeksi di sekitar otak maupun secara hematogen dari tempat yang jauh, atau secara langsung seperti trauma kepala dan operasi kraniotomi.

Abses yang terjadi oleh penyebaran hematogen dapat pada setiap bagian otak, tetapi paling sering pada pertemuan substansia alba dan grisea; sedangkan yang perkontinuitatum biasanya berlokasi pada daerah dekat permukaan otak pada lobus tertentu. Abses otak bersifat soliter atau multipel.

Yang multipel biasanya ditemukan pada penyakit jantung bawaan sianotik; adanya shunt kanan ke kiri akan menyebabkan darah sistemik selalu tidak jenuh sehingga sekunder terjadi polisitemia.

Polisitemia ini memudahkan terjadinya trombo-emboli. Umumnya lokasi abses pada tempat yang sebelumnya telah mengalami infark akibat trombosis; tempat ini menjadi rentan terhadap bakteremi atau radang ringan. Karena adanya shunt kanan ke kin maka bakteremi yang biasanya dibersihkan oleh paru-paru sekarang masuk langsung ke dalam sirkulasi sistemik yang kemudian ke daerah infark. Biasanya terjadi pada umur lebih dari 2 tahun. Dua pertiga abses otak adalah soliter, hanya sepertiga abses otak adalah multipel.

Pada tahap awal Abses otak terjadi reaksi radang yang difus pada jaringan otak dengan infiltrasi lekosit disertai udem, perlunakan dan kongesti jaringan otak, kadang-kadang disertai bintik perdarahan. Setelah beberapa hari sampai beberapa minggu terjadi nekrosis dan pencairan pada pusat lesi sehingga membentuk suatu rongga abses.

Astroglia, fibroblas dan makrofag mengelilingi jaringan yang nekrotik. Mula-mula abses tidak berbatas tegas tetapi lama kelamaan dengan fibrosis yang progresif terbentuk kapsul dengan dinding yang konsentris. Tebal kapsul antara beberapa milimeter sampai beberapa sentimeter. Abses dalam kapsul substansia alba dapat makin membesar dan meluas ke arah ventrikel sehingga bila terjadi ruptur, dapat menimbulkan meningitis.

Infeksi jaringan fasial, selulitis orbita, sinusitis etmoidalis, amputasi meningoensefalokel nasal dan abses apikal dental dapat menyebabkan abses otak yang berlokasi pada lobus frontalis. Otitis media, mastoiditis terutama menyebabkan abses otak lobus temporalis dan serebelum, sedang abses lobus parietalis biasanya terjadi secara hematogen. Memperlihat tanda-tanda fokal sloding disekitar abses CT Scan.

COMO FAO PARA EDITAR UM ARQUIVO EM PDF

ASKEP ABSES OTAK PDF

Bakteri yang tersering adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus anaerob, Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus alpha hemolyticus, E. Abses oleh Staphylococcus biasanya berkembang dari perjalanan otitis media atau fraktur kranii. Bila infeksi berasal dari sinus paranasalis penyebabnya adalah Streptococcus aerob dan anaerob, Staphylococcus dan Haemophilus influenzae. Abses oleh Streptococcus dan Pneumococcus sering merupakan komplikasi infeksi paru.

TIERNAY METALS CATALOG PDF

ASKEP ABSES OTAK

Pengertian Abses otak adalah suatu proses infeksi yang melibatkan parenkim otak; terutama disebabkan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan oleh penyebaran infeksi dari fokus yang berdekatan atau melaui sistem vaskular. Etiologi Berbagai mikroorganisme dapat ditemukan pada AO, yaitu bakteri, jamur dan parasit. Bakteri yang tersering adalah Staphylococcus aureus, Streptococcus anaerob, Streptococcus beta hemolyticus, Streptococcus alpha hemolyticus, E. Abses oleh Staphylococcus biasanya berkembang dari perjalanan otitis media atau fraktur kranii. Bila infeksi berasal dari sinus paranasalis penyebabnya adalah Streptococcus aerob dan anaerob, Staphylococcus dan Haemophilus influenzae. Abses oleh Streptococcus dan Pneumococcus sering merupakan komplikasi infeksi paru.

LIVING WITH HONOUR BY SHIV KHERA PDF

Akibatnya ialah bahwa jatah darah yang disampaikan ke otak akan dialirkan melalui arteri serebral yang sehat berdilatasi sehingga hanya jaringan otak yang sehat saja menerima jatah tersebut. Beberapa bakteri gram negatif lain dapat menyebabkan infeksi ini meliputi Klebsiella, Enterobacter, Pseudomonas, Serratia, dan Citrobacter spesies. Pada stroke yang meleibatkan serebellum, jumlah kecil dari bengkak dapat mengkompresi batang otak, melukai struktur vitalnya dan menyebabkan progresif yang cepat dari hicrocephalus obstruktif. Pada iskemia fokal serebri, edema dapat terlihat karena pengurangan radiodensitas pada jaringan pada daerah infark dan absew ada midline shift dan desakan serta distorsi ventrikular.

SAKHI GURU NANAK DEV JI PDF

Latar Belakang Abses otak didefinisikan sebagai proses fokal supuratif dalam parenkim otak yang dimulai sebagai daerah lokal dari serebri dan berkembang menjadi kumpulan nanah dikelilingi oleh kapsule yang tervaskularisasi dengan baik. Abses otak paling sering berasal dari sisi infeksi bersebelahan yang ada seperti otitis media kronis, mastoiditis, sinusitis, atau karies gigi tetapi juga dapat terjadi langsung setelah penetrasi cedera kepala, prosedur bedah saraf atau secara hematogen seperti pada anak-anak dengan penyakit sianotik jantung bawaan. Awal diagnosis, terapi antibiotik yang tepat berdasarkan pengetahuan tentang penyebab mikroba dan operasi merupakan faktor prognostik utama untuk abses otak. Meskipun abses otak terus menjadi masalah utama di negara berkembang, diterbitkan sedikit data tentang jumlah kasus yang terbatas yang tersedia dari negara berkembang termasuk India. Klien dengan brain abscess membutuhkan perhatian dan penanganan yang serius, oleh karena itu pentingnya merumuskan asuhan keperawatan berdasarkan NANDA, NIC, dan NOC adalah untuk memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas dan meningkatkan kualitas hidup klien.

Related Articles