ALIRAN MATURIDIYAH PDF

Dalam konflik keras ini ,al-Baqilani memberikan andil besar. Tragedi ini menyebabkan imam al-Haramain menyinggir ke jihaz. Biasanya mereka mengambil makna lahir dari anas Teks al-quran dan al-Hadist , mereka berhati-hati tidak menolak penakwilan sebab memang ada nas-nas tertentu yang memiliki pengertian sama yang tidak bias di ambil dari makna lahirnya, tetapi harus di takwilkan untuk mengetahui pengertian yang di maksud. Mustahil kalau Tuhan mempunyai sifat, seperti yang melihat, yang mendengar, dan sebagainya, namun tidak dengan cara seperti yang ada pada makhluk. Artinya harus ditakwilkan lain. Tuhan dapat dilihat kelak di akhirat, tidak berarti bahwa Allah itu adanya karena diciptakan.

Author:Tushakar Voodoozragore
Country:Philippines
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):9 March 2016
Pages:180
PDF File Size:13.58 Mb
ePub File Size:18.56 Mb
ISBN:609-4-41628-138-7
Downloads:32134
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zulutilar



Jika perkiraan ini benar, maka berarti mempunyai usia yang sangat panjang karena diketahui beliau wafat di Samarkand pada tahun M atau H. Sekalipun perbedaannya tidak terlalu jauh.

Pada aliran Maturidiyah sendiri terdapat dua kelompok yang memiliki kecenderungan pemikiran yang berbeda yaitu kelompok Samarkand dan Bukhara. Kelompok Bukhara adalah pengikut dari Yusar Muhammad al-Bazdawi w. Dengan demikian sejarah perkembangan teologi Islam sebagai fakta dan realita yang mengungkapkan pemikiran-pemikiran tokoh itu tidak selamanya sama dengan pengikutnya. Dengan kata lain tidak mutlak antara seorang murid dengan gurunya mempunyai pemikiran yang selalu sama.

Doktrin-doktrin Teologi Al Maturidiyah 1. Dalam hal ini ia sama dengan Asyari, namun porsi yang diberikannya kepada akal lebih besar dari pada yang diberikan Al Asyari.

Menurut Al Maturidi mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui dengan akal. Dalam masalah baik dan buruk Al Maturidi berpendapat bahwa baik dan buruknya sesuatu itu terletak pada sesuatu itu sendiri. Sedangkan perintah atau larangan syariah hanyalah mengikutI ketentuan akal, mengenai baik buruknya sesuatu.

Ia mengakui bahwa akal tidak selalu mampu membedakan antara hal yang baik dan hal yang buruk, namun terkadang pula mampu mengetahui sebagian baik dan buruknya sesuatu. Dalam kondisi demikian wahyu diperlukan untuk sebagai pembimbing. Jadi, yang baik itu baik karena perintah Allah dan yang buruk itu buruk karena larangan Allah. Perbuatan Tuhan dan Perbuatan Manusia Aliran maturidiyah Samarkand memberikan batas pada kekuasaan dan kehendak mutlak Tuhan hanyalah menyangkut hal-hal yang baik saja.

Dengan demikian, Tuhan mempunyai kewajiban melakukan yang baik bagi manusia. Demikian juga pengiriman Rasul dipandang sebagai kewajiban Tuhan. Namun, sebagaimana dijelaskan oleh Al Bazdawi.

Tuhan pasti menepati janji-Nya seperti memberi upah kepada orang yang berbuat baik, walaupun Tuhan mungkin saja membatalkan ancaman bagi orang yang berdosa besar. Khusus perbuatan manusia, kebijaksanaan dan keadilan kehendak Tuhan mengharuskan manusia memiliki kemampuan berbuat ikhtiar agar kewajiban-kewajiban yang di bebankan kepadanya dapat dilaksanakannya.

Dalam hal ini, Al-Maturidi mempertemukan antara ikhtiar sebagai perbuatan manusia dan qudrat Tuhan sebagai pencipta perbuatan manusia. Kekuasaan Dan Kehendak Mutlak Tuhan Perbuatan dan segala sesuatu dalam wujud ini, yang baik atau yang buruk adalah ciptaan Tuhan. Menurut Al Maturidi bukan berarti dalam hal ini Tuhan berbuat dan berkehendak dengan sewenang-wenang dengan kehendak-Nya semata.

Hal ini karena Tuhan tidak sewenang-wenang, tetapi perbuatan dan kehendak-Nya itu berlangsung sesuai dengan hikmah dan keadilan yang ditetapkan-Nya. Oleh karena itu, Tuhan tidak akan memberikan beban yang terlalu berat kepada manusia dan tidak sewenang-wenang dalam memberikan hukum karena Tuhan tidak dapat berbuat zalim.

Tuhan akan memberikan upah atau hukuman kepada manusia sesuai dengan perbuatannya. Melihat Tuhan Al Maturidi mengatakan bahwa manusia dapat melihat Tuhan. Namun melihat Tuhan, kelak di akhirat tidak dalam bentuknya, karena keadaan di akhirat tidak sama dengan keadaan di dunia. Kalam Tuhan Al Maturidi membedakan antara kalam sabda yang tersusun dengan huruf dan bersuara dengan kalam nafsi sabda yang sebenarnya atau makna abstrak.

Kalam nafsi adalah sifat Qadim bagi Allah, sedangkan kalam yang tersusun dari huruf dan suara adalah baru hadis. Oleh karena itu, menurut maturidi akal memerlukan bimbingan ajaran wahyu untuk mengetahui kewajiban-kewajiban tersebut. Jadi, pengutusan Rasul berfungsi sebagai sumber informasi. Tanpa mengikuti ajaran wahyu yang disampaikan Rasul berarti manusia telah membebankan sesuatu yang berada di luar kemampuannya kepada akalnya.

Pelaku Dosa Besar Aliran Maturidiyah baik Samarkand maupun Bukhara sepakat menyatakan bahwa pelaku dosa masih tetap sebagai mukmin karena adanya keimanan dalam dirinya.

Adapun balasan yang diperolehnya kelak diakherat bergantung pada apa yang dilakukannya di dunia. Jika ia meninggal tanpa taubat terlebih dahulu, keputusannya diserahkann sepenuhnya kepada kehendak Allah SWT. Jika menghendaki pelaku dosa besar itu diampuni, Ia akan memasukkannya ke neraka, tetapi tidak kekal di dalamnya. Iman dan Kufur Dalam masalah Iman, aliran maturidiyah Samarkand berpendapat bahwa iman adalah tashdiq bi al qalb, bukan semata-mata iqrar bi al lisan.

Apa yang diucapkan oleh lidah dalam bentuk pernyataan iman, menjadi batal bila hati tidak mengakui ucapan lidah. Adapun pengertian iman menurut al Maturidiyah Bukhara seperti yang dijelaskan oleh Al Bazdawi adalah tashdiq bi al qalb dan tashdiq bi al lisan. Tashdiq bi al qalb adalah meyakini dan membenarkan dalam hati tentang keesaan Allah dan Rasul-Rasul yang diutusnya beserta risalah yang dibawanya.

Sedangkan tashdiq al lisan adalah mengakui kebenaran seluruh pokok ajaran islam secara verbal.

ALBERT PAJK MORAL I DOGMA PDF

Aliran Maturidiyah

Pada perkembangannya, aliran Maturidiyah terbagi dua golongan, yaitu Golongan Samarkand tempat aliran ini lahir, dan Golongan Bukhara yang dibawa oleh Bazdawi. Rumusan Masalah Berdasar dari latar belakang di atas, penulis merumuskan beberapa pokok masalah sebagai berikut : 1. Sejarah Aliran Maturidiyah 2. Pokok-pokok ajaran aliran Maturidiyah 3. Maturidiyah Bukhara Al-Bazdawi 4. Tidak banyak diketahui mengenai riwayat hidupnya. Ia adalah pengikut Abu Hanifah dan paham-paham teologinya banyak persamaannya dengan paham-paham yang dimajukan Abu Hanifah.

HOW TO USE HIREN BOOT CD 15.1 PDF

ILMU KALAM : ALIRAN MATURIDIYAH

Sengaja pertanyaan ini kami munculkan karena teman-teman mungkin sudah mengerti dengan pertanyaan yang kami ajukan tersebut di atas. Karena kami pandangan aliran Maturidiyah adalah pemecahan islam sehinnga kita harus mengetahui latar belakang timbulnya dan ajarannya latar belakang lahirnya aliran MaturidiyahAliran maturidiyah lahir di Samarkand pertengshsn ke-2 dari abad IX M. Maturidiyah 3. Golongan Maturidiyah C. Di samping itu, dalam buku terjemahan oleh Abd. Rahman Dahlan dan Ahmad Qarib menjelaskan bahwa pendiri aliran maturidiyah yakni Abu Manshur al-Maturidi, kemudian namanya dijadikan sebagai nama aliran ini. Selain itu, definisi dari aliran Maturidiyah adalah aliran kalam yang dinisbatkan kepada Abu Mansur al-Maturidi yang berpijak kepada penggunaan argumentasi dan dalil aqli kalami Sejalan dengan itu juga, aliran Maturidiyah merupakan aliran teologi dalam Islam yang didirikan oleh Abu Mansur Muhammad al-Maturidiyah dalam kelompok Ahli Sunnah Wal Jamaah yang merupakan ajaran teknologi yang bercorak rasional.

VERONIKA MEG AKAR HALNI PDF

ALIRAN ASY’ARIYAH DAN MATURIDIYAH

Latar Belakang Munculnya berbagai macam golongan aliran pemikiran dalam Islam telah memberikan warna tersendiri dalam agama Islam. Pemikiran-pemikiran ini muncul setelah wafatnya Rasulullah. Terdapat bebebrapa faktor yang menjadi penyebab munculnya berbagai golongan dengan segala pemikirannya. Di antaranya adalah faktor politik sebagaimana yang telah terjadi pertentangan antara kelompok Ali dengan para pengikut Muawiyah, sehingga muncullah golongan-golongan baru yaitu golongan Khowarij. Lalu muncullah golongan-golongan lain sebagai reaksi dari golongan satu pada golongan yang lain. Antara golongan-golongan tersebut memiliki pemikiran-pemikiran yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang berpegang pada wahyu, ada pula yang menetapkan akal dengan berlebihan sehingga keluar dari wahyu.

AVISHAI MARGALIT LA SOCIEDAD DECENTE PDF

Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Al- Maturidiyah

Keduanya disebut lahir sebagai bentuk pembelaan terhadap sunnah. Qaramithah dan Jahmiyah, Menurut Adam Metz. Sepintas kita mungkin menyimpulkan hahwa keduanya pernah bertemu, namun hal ini membutuhkan analisa lebih lanjut. Rumusan Masalah Berangkan dari lalar belakang masalah tersehut di atas, maka dapatlah dirumuskan permasalahan yang menjadi inti pembahasan pada makalah ini, yaitu : 1. Bagaimana sejarah timbul aliran al-Maturidiyah? Siapakah tokoh penting aliran al-Maturidiyah golongan Samarkand dan Bazdawi dan bagaimana pula pokok-pokok ajarannya?

Related Articles